Penumpang LION AIR Ngamuk


Nama : Herny Puspitasari

NIM    : 224109277

Kelas  : ZU 09

Lion Air merupakan salah satu maskapai Low Cost Carrier atau maskapai bertarif murah di Indonesia. Selain terkenal akan hal itu, Lion Air juga terkenal sebagai maskapai yang sering mengalami delay atau keterlambatan yang memakan waktu hingga berjam-jam. Mengapa bisa terjadi hal seperti itu?

Persoalan keterlambatan maskapai Lion Air memang bukan hal yang asing terdengar oleh masyarakat yang hobi bepergian dengan menumpang pesawat terbang. Kritik pun banyak disampaikan kepada pihak Manajemen Lion Air. Tapi pihak manajemen seakan tidak menanggapi secara serius kritikan dari para customernya itu, karena hal serupa yaitu delay kerap terjadi lagi. Akibat banyak kasus terkait delay yang menyebut nama Lion Air, Kementrian Perhubungan memberi teguran keras kepada maskapai berlogo kepala singa ini, karena delay yang sering terjadi dapat memberikan kerugian waktu penumpang. Menteri Perhubungan dan Direktorat Jenderal Perhubungan selanjutnya juga akan mengevaluasi masalah ini dan akan segera memanggil pihak-pihak yang bertanggung jawab untuk membicarakan serta mencari jalan keluar terhadap masalah ini, seperti yang diberitakan bandaraonline.com.

Apa akibat dari keterlambatan ini yang terjadi di masyarakat? Selain merugikan dan membuang percuma waktu calon penumpang, penumpang Lion Air pun juga sempat melakukan aksi penyanderaan terhadap petugas Lion Air di Bandara Soekarno-Hatta karena kesal terhadap ketidakpastian keterlambatan tanpa ada konfirmasi dari pihak Lion Air. Masih menurut bandaraonline.com, penumpang yang melakukan aksi itu adalah penumpang dari Jakarta dengan tujuan Jogjakarta.

Aksi serupa juga dilakukan oleh penumpang rute Pekanbaru-Jakarta, alasan mereka melakukan aksi ini pun serupa dengan alasan penumpang rute Jakarta-Jogjakarta. Aksi lain dilakukan oleh penumpang rute Jakarta-Palu yang menyandera pilot Lion Air akibat kesal karena pesawat yang ditumpanginya mengalami delay selama 5 jam.


Dari serangkaian kejadian yang terjadi seperti yang saya uraikan di atas, apakah teguran yang dilayangkan Ditjen Perhubungan dan Kementrian Perhubungan kepada Lion Air akan memberikan efek jera? Tentunya jika Lion Air masih ingin mempertahankan eksistensinya, pihak Lion Air akan secara serius menyelesaikan masalah ini sehingga masalah yang diberitakan sebelumnya tidak terjadi lagi. Jika Lion Air sudah melaksanakannya, pasti tidak akan terjadi lagi masalah delay hingga menyebabkan penyanderaan petugas maskapai sampai penyanderaan pilot.

Sedangkan tanggapan dari saya, kritik dan saran dari costumer merupakan masukan utama dalam suatu perusahaan jika ingin terus berkembang. Suatu perusahaan yang baik akan selalu mempelajari saran dan kririk yang diberikan oleh para pelanggannya, bahkan jika dibutuhkan dan jika ada saran yang sekiranya dapat memberikan dampak positif di masa yang akan datang, tidak ada salahnya untuk menerapkan saran-saran yang dilontarkan ke dalam agenda perusahaan, tentunya setelah dilakukan proses evaluasi dan pembelajaran.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: