TIDAK BISA DIRABA TAPI PEMBAWA BENCANA


Nama             : Silvi Nur  Octavia

Nim                 : 224109123

Kls                  : ZU 09

Jaman sekarang pergi keluar negri sudah tidak terlalu mahal, karna banyak perusahaan airlines yang mengadakan promosi gila-gilaan sehingga banyak orang yang bepergian (travel) keluar negri tetapi beberapa diantara mereka tidak mematuhi peraturan yang telah ditentukan pada saat “in flight”. Salah satu contohnya adalah tidak mematikan handphone saat pesawat take off. Mungkin ini terlihat sepele, tapi akibatnya sangat fatal. Mungkinmenurut kalian yang masih awam hal ini bukanlah suatu hal yang sangat besar untuk dipermasalahkan, tapi kalau kalian coba untuk tela’ah lebih jauh ini sangat berbahaya dan juga membahayakan banyak orang.

Saya pernah baca sebuah artikel di google ternyata menurut sumber informasi yang didapatdari ASRS (Aviation Safety Reporting System) bahwa handphone mempunyai kontributor yang besar terhadap keselamatan penerbangan. Sudah banyak kasus kecelakaan pesawat terbang yang terjadi diakibatkan olehponsel.

Salah satu supervisor khusus mesinturbin yang berwarga Negara Jerman pernah menjelaskan tentang bahwa jika frekuensi handphone dengan mesin turbin itu kebetulan sama, maka hal itu akan mengakibatkan mesin turbin tersebut langsung mati.

Beberapa gangguan yang terjadi di pesawat akibat sinyal handphone antara lain adalah gangguan system navigasi, arah terbang melenceng, indicator HIS ( Horizontal Situation Indocator) terganggu, gangguan frekuensi komunikasi, gangguan indicator bahanbakar, gangguan system kemudiotomatis. Jadi tidak hanya mengganggu pesawat sedang terbang tapi juga saat sedang mendarat.

Ada dua cerita yang saya pernah dengar tentang kecelakaan pesawat yang diakibatkan oleh sinyal handphone. Yang pertama adalah tentang Pesawat Crossair dengan nomor penerbangan LX498, ketika barusaja “take-off” dari bandara Zurich (Swiss) tiba-tiba pesawat menukik jatuh. Sepuluh penumpangnya tewas. Penyelidik menemukan bukti adanya gangguan sinyal handphone terhadap system kemudi pesawat.

Dan yang kedua adalah tentang pesawat Slovenia Air, yang dalam penerbangan menuju Sarajevo melakukan pendaratan darurat karena system alarm di kokpit penerbang terus meraung-raung. Ternyata sebuah handphone di dalam kopor dibagasi lupa dimatikan, dan menyebabkan gangguan terhadap system navigasi.

Jadi, saran saya untuk kalian yang menggunakan transportasi udara tolong dipatuhi segala peraturan yang telah ditentukan. Mereka(pihak bandara) tidak akan membuat sebuah peraturan jika hal tersebut tidak memiliki efek yang merugikan orang lain. Ya tolong gunakan handphone disaat yang tepat, jangan sampai apa yang anda lakukan merugikan orang lain. Toh kalau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan kan kalian juga yang kena dampaknya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: