Plus Minus Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta


Nama : Herny Puspitasari

NIM     : 224109277

Kelas  : ZU 09

Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta merupakan terminal terbaru yang ada di Bandara ini. Terminal ini dibangun dengan tujuan untuk mengurangi kepadatan di terminal 1 & 2, karena jumlah pesawat yang beraktifitas di terminal tersebut sudah melampaui kapasitas. Terhitung sejak peresmian pengoperasiannya pada 15 April 2009, keberadaannya pun memiliki nilai plus atau pun minus di kalangan masyarakat yang pernah mengunjungi terminal tersebut.

 

Permasalahan awal yang timbul adalah mahalnya biaya yang harus dibayarkan untuk masuk ke area terminal 3, besarnya mencapai Rp 4000.  Biaya itu tidak akan terlalu dipermasalahkan apabila digunakan sebagai retribusi parkir bandara. Akan tetapi, pungutan tersebut juga dikenakan kepada pengantar dan penjemput yang tidak menggunakan jasa parkir bandara. Dalam laporan detiknews.com dikatakan, seharusnya pengunjung yang hanya ‘numpang lewat’ sekitar 5-10 menit tidak dikenakan biaya itu. Alasan penetapan biaya tersebut kepada pengunjung terminal 3 adalah untuk menghindari kesemrawutan seperti yang terjadi di terminal 1 & 2.

Hal minus lain seputar terminal 3 adalah tidak adanya kursi di ruang keberangkatan, seperti yang diberitakan oleh otomotif.kompas.com. Tentu saja hal ini mendapat banyak protes dari para calon penumpang yang merasa lelah ketika menungggu dalam kondisi berdiri, terlebih jika pesawatnya delay. Selain itu, menurut salah seorang pengunjung mengatakan kondisi terminal gersang karena tidak adanya pepohonan.

Di balik adanya beberapa hal minus yang dilontarkan pengunjung terminal 3, ternyata ada hal positif atau plus yang diperoleh oleh terminal yang dikhususkan untuk penerbangan domestik ini.  Menurut detiknews.com, terminal 3 Bandara Soekarno Hatta memperoleh penghargaan sebagai terminal bandara terbaik di Indonesia dalam pelayanan publik, yang disurvei oleh Kementrian Perhubungan. Selain itu, hal posotif lain yang dilontarkan masyarakat menyebutkan kalau terminal 3 lebih bersih daripada terminal 1 & 2, meskipun tidak seluas terminal yang lain. Toilet dan mushola yang ukurannnya kecil pun masih bersih, porternya juga bersahabat. Hal-hal tersebut dikemukakan masyarakat dalam forum.detik.com.

Adapun tanggapan saya mengenai berita seputar terminal 3 Bandara Soekarno Hatta adalah hal-hal positif yang telah dicapai oleh terminal 3 tentunya harus dipertahankan, mengingat Soekarno Hatta merupakan bandara internasional terbesar di Indonesia. Pihak pengelola bandara juga harus selalu memberikan pelayanan yang optimal kepada para pengunjung, karena pada akhirnya pengunjunglah yang akan menilai kualitas pelayanan yang diberikan oleh pihak pengelola bandara. Adapun hal-hal minus yang masih terjadi, pihak pengelola harus serius dalam menanggapi dan menanganinya. Jangan sampai karena terlalu banyak hal-hal minus atau negatif yang timbul, prestasi yang telah dicapai oleh terminal 3 menjadi tidak telihat. Masyarakat juga harus turut membantu dan saling bekerja sama dengan pihak pengelola bandara dalam upaya menjadikan terminal 3 Bandara Soekarno Hatta menjadi terminal yang nyaman untuk dikunjungi dan kualitasnya sesuai dengan apa yang diinginkan oleh para pengunjungnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: