Space Air, apaan tuh?


Nama : Marlinda Putri Santoso

Nim     : 224109276

Kelas  : ZU-09

Space Air adalah nama anak perusahaan baru dari PT Lion Mantari Airlines atau Lion Air  yang segera akan diresmikan pada akhir tahun 2012. Nama ini pastilah masih belum terlalu familiar di telinga Anda. Dengan mengusung konsep baru yang akan ditawarkan yaitu full service atau penerbangan penuh, yakinkah Anda semua bahwa Space Air mampu bersaing dengan satu-satunya maskapai yang sudah lebih dulu mengusung konsep ini yaitu Garuda Airlines?

Seperti yang sama-sama telah kita ketahui, Lion Air adalah maskapai nomor 1 di Indonesia dengan konsep Low Cost Carrier nya. Dengan konsep ini, Lion Air bahkan mampu meraup 40% penumpang LCC. Sedangkan Space Air adalah salah satu gebrakan yang sangat berani yang dibuat oleh Lion Air, menurut saya, karena secara tidak langsung ia “menantang” Garuda Airlines untuk bersaing dengan konsep full service ini. Karena sampai saat ini hanya Garuda Airlines saja yang menyediakan penerbangan full service.

Bukan rahasia umum lagi bahwa Lion Air “terkenal” dengan maskapai dengan keluhan delay terbanyak. Hal ini membuat saya bertanya-tanya, Kenapa Lion Air berani sekali membuat anak perusahaan baru bahkan berani menjadi satu satunya saingan Garuda yang sudah menjadi raja penerbangan di kelas full service ini? Apa Lion Air mampu membuat masyarakat beralih dari Garuda ke Space Air? Apa Lion Air tidak takut dengan predikat “sering delay” nya itu?

Jawabannya adalah optimisnya Lion Air untuk menaikkan omzet. Banyaknya jumlah armada yang juga diikuti peningkatan jumlah penumpang di industri penerbangan sekitar 20%-25% ke segala tujuan, membuat Lion Air terpacu untuk terus meningkatkan pelayanannya. Lion Air  terus mengembangkan sayapnya dengan menambah jumlah rute, dan mulai ikut berkompertisi di pasar yang tadinya bukan “pasarnya”.

Lion Air sendiri bersama Wings Air, yang juga merupakan anak perusahaannya, sudah melayani penerbangan ke 53 kota untuk domestik dan 6 rute luar negeri dengan frekuensi 500 penerbangan setiap harinya. Dengan data pada tahun 2010 sekitar 20,5 juta penumpang menggunakan Lion Air. Rinciannya adalah 19,6 juta penumpang tujuan domestik, 830,1 ribu penumpang tujuan internasional. Dan Lion Air mampu meraup 38,21% dari jumlah total penerbangan nasional 58,1 juta. (sumber : tribun news).

Space Air (Space Aviation Services) dibuat untuk menggarap segmen baru. Hal ini diharuskan karena segmen yang akan dilayani pun berbeda dari segmen yang dilayani oleh Lion Air sebelumnya, yaitu Low Cost Carrier (penerbangan berbiaya rendah). SIUP (Surat Izin Usaha Penerbangan) nya sendiri sedang diurus ke regulator. Selain itu, Space Air juga diharuskan mendapatkan AOC (Air Operator Certificate). AOC sendiri adalah persetujuan yang diberikan dari NAA (National Aviation Authority) ke operator pesawat udara yang isinya mengizinkan penggunaan pesawat udara untuk tujuan komersil.

Persiapan yang matang pun sudah dilakukan oleh Lion Air. Tidak hanya masalah perizinan saja, tetapi dari kemampuan pesawat dan sumber daya manusia nya sudah dipersiapkan oleh maskapai ini. Dari data yang saya dapat dari tribun news, sudah ada 12 pesawat Boeing 737-900 ER yang telah dimodifikasi interiornya sesuai segmen yang akan dilayani oleh Space Air. Dan Lion Air sendiri sudah memiliki 50 pesawat Boeing 737-900 ER sampai akhir tahun ini, dan diperkirakan jumlahnya meningkat menjadi 178 unit pada tahun 2016. Waw, terlihat sekali Lion Air tidak bermain-main dalam hal ini.

Saya, sebagai konsumen pada akhirnya pun setuju terhadap langkah yang akan ditempuh Lion Air. Dilihat dari persiapan yang telah sangat matang yang sudah dibuat oleh maskapai tersebut, ditambah fakta bahwa Lion Air cukup mampu “merajai” pasarnya. Menurut saya, dengan adanya Space Air ini konsumen akan lebih banyak mempunyai pilihan untuk memilih maskapai, karena tidak hanya Garuda saja nantinya yang menyediakan full service. Lagipula, siapa tahu, Space Air akan unggul dengan menawarkan harga yang lebih murah daripada Garuda. Ini akan menjadi bahan pertimbangan yang penting sekali bagi konsumen dalam menentukan pilihannya. Karena masih banyak konsumen yang mementingkan harga daripada pelayanan bukan? “Murah Asal Selamat” atau “Pelayanan Standard Yang Penting Murah” lebih banyak disukai dibanding “Harga Selangit Dengan Pelayanan High Class”. Tentu saja, semua maskapai dengan harga murah ataupun mahal tetap berorientasi kepada keselamatan penumpangnya. Jadi pilihan kembali lagi pada konsumen masing-masing. Selain saya yang optimis terhadap Space Air ini, apakah Anda juga?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: