Kerangka kerja operasi darat perusahaan penerbangan


Nama               : Novi Puji Rahayu

Kelas               : D3-MTU A

NIM                : 223109038

Ground Handling merupakan  suatu aktivitas atau kegiatan operasi darat yang mendukung perusahaan penerbangan dalam melancarkan perjalanan penumpang, cargo, maupun pos.  Pada umumnya perusahaan penerbangan tidak bisa bekerja sendri, harus memerlukan pihak ke tiga yaitu perusahaan yang menangani kegiatan operasional didarat ( Ground Handilng ) seperti PT.JAS dan PT. GAPURA ANGKASA.

Secara singkat kegiatan yang dilakukan Ground Handling yaitu hanya mencakup 3 kegiatan, seperti : diterminal area, cargo area dan apron area. Pada terminal area dimana para petugas dituntut untuk melayani penumpang dan bagasi yang dibawa sebaik mungkin sampai penumpang  naik ke dalam pesawat, seperti : mulai dari penumpang check-in dengan membawa tiket dan bagasi, lalu bagasi ditimbang sesuai dengan berat yang telah ditentukan dan petugas memberikan boarding pass kepada penumpang dan penumpang diwajibkan membayar airpotex. Setelah itu penumpang diberitahu  untuk menuju boarding gate untuk menunggu keberangkatan. Kemudian penumpang menuju ke pesawat melalui garbarata atau bus apron dan petugas memotong baggage claim tag penumpang sebelum masuk ke pesawat. Setelah sampai tujuan, penumpang turun dari pesawat dan menunggu proses pengambilan bagasi, penumpang harus menyerahkan nomor dari lebel bagasi yang dibawa.

Pada cargo area dimana petugas harus meneliti dengan sebaik mungkin pada cargo tersebut. Petugas harus mengetahui identitas cargo tersebut terlebih dahulu sebelum cargo di angkut ke dalam  pesawat dan petugas harus menimbang ulang cargo tersebut apakah sesuai atau tidak dengan identitas asal cargo tersebut. Secara umum proses yang dilakukan dalam pemeriksaan cargo secara fisik yaitu mulai dari pemeriksaan dokumen secara lengkap, menimbang cargo dengan jelas dan teliti, mengeluarkan BTB, dan memastikan apakah cargo tersebut layak diangkut atau tidak dari pihak bea dan cukai.

Pada apron area dimana jenis kegiatan ini seperti: pesawat parkir dimana roda pesawat diganjal (block-on)  pada saat setelah landing dan roda pesawat dilepas (block-off)  pada saat melakukan take-off, menaikkan dan menurunkan penumpang serta bagasi dan cargo, proses catering ke dalam pesawat, supply bahan bakar pesawat sebelum pesawat take-off, adanya bus apron untuk membawa penumpang dari boarding gate ke pesawat apabila tidak ada garbarata, memberikan apa yang dibutuhkan pilot, supply AC kedalam pesawat, dll.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: