Ketika Landasan Harus Berbagi Dengan Jalan Raya


Nama          : Annisa Nindya Kusuma

NIM            : 224109343

Kelas          : ZU09

Pernahkah anda mendengar sebelumnya kalau ada runway yang mirip perlintasan kereta api? Runway yang membelah sebuah jalan raya, sehingga jika ada pesawat yang akan lewat (take-off/landing) automatically jalanan ditutup untuk sementara.

Di negara kita (begitu pula di negara lain) saat kita sedang menggunakan moda transportasi darat (mobil, motor, bis, bajaj, dll) selain lampu merah yang mengharuskan kita berhenti, tak jarang pula tiba-tiba kita harus berhenti karena kereta yang akan lewat. Nah! Pernahkah terbayang sebelumnya jika kita harus berhenti lantaran pesawat yang akan lewat..?

Kita terbang dulu yuk sebentar ke eropa!

Jadi, di negara nan jauh disana.. di bagian barat daya Eropa, sebelah selatan pesisir negara kampiun piala dunia 2010, tepatnya di negara Gibraltar ada sebuah airport (Gibraltar Airport) yang runwaynya membelah jalan (Winston Churchill Avenue). Jalan Winston Churchill adalah jalan yang cukup sibuk di Gibraltar, yang merupakan jalan utama yang berhadapan dengan perbatasan spanyol dan berpotongan langsung dengan runway milik gibraltar airport.

Runway yang memotong jalan atau jalan yang memotong sebuah runway?” “Atau mana yang lebih dulu dibangun? Jalan atau runway?” Tapi yang pasti ide ini sangat brilian. Pemanfaatan lahan sempit yang sempurna! Negara kecil ini cukup hebat karena sangat memikirkan kebutuhan mobilitas rakyatnya. Minimnya sumber daya tidak membuat negara itu miskin dalam segi transportasi, mengingat begitu pentingnya peran transportasi udara bagi sebuah negara.

Menurut data, bandara ini melayani beberapa maskapai antara lain; Bmibaby, British Airways, EasyJet, Monarch, Air Malta. (sumber:wikipedia)

Ketika pesawat take-off/landing kira-kira membutuhkan waktu 10 menit, tetapi dibutuhkan waktu 2 jam untuk menutup sementara  Winston Churchill  Avenue. Coba anda bayangkan, kalau runway seperti itu ada di negara kita. Contonya di ibukota, kurang lebih 5 menit saja jalan ditutup karena kereta lewat sudah banyak membawa masalah, sangat tidak tertib, banyak yang tidak sabar sehingga menerobos palang pintu perlintasan kereta, apalagi 2 jam?

Standing-Ovation untuk negara gibraltar yang sekarang diklaim sebagai wilayah negara spanyol tentang ide “mobil dan pesawat berbagi jalan”-nya itu. Runway dan jalan raya bisa “hidup berdampingan dan saling berbagi” dan bak gayung bersambut rakyatnya-pun turut serta mendukung kebijakan ini karena tetap menjaga etika ketika menghadapi keadaan tersebut dengan tetap tertib menunggu. Dan lepas dari itu semua, negara itu sudah berhasil memanfaatkan sumber dayanya yang sangat minim dengan sangat maksimal.

Ucap syukur yuk sama Tuhan YME, kalau kata syahrini “alhamdulillah yah!”  karena negara kita gak kecil-kecil amat. Jadi gak harus mendesain runway seperti di gibraltar. 2 jam-nya itu loh! Sesuatu banget deh~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: