PENUMPANG BERTAMBAH, CALO TIKET PESAWAT MULAI RAUP KEUNTUNGAN


Nama : Isti novianti
NIM : 224109078
Kelas : MTU 09

Sejumlah calo tiket di Bandara Soekarno-Hatta tetap melakukan aksinya secara terang-terangan. Mereka tak lagi canggung menawarkan tiket dengan harga dua kali lipat dibandingkan tarif normal. Beberapa di antara mereka mengaku mendapat keuntungan cukup lumayan.
Wartawan yang datang meliput arus mudik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditawari tiket pesawat berbagai jurusan. “Mau beli tiket Mas, tujuan mau ke mana? Saya punya semua,” ujar seorang calo menawarkan jasanya.Berdasarkan pantauan, harga tiket pesawat yang ditawarkan para calo berkisar antara 1,5 hingga 2 kali lipat dari harga normal. Untuk tujuan Semarang misalnya, harga tiket dijual Rp 700 ribu dari harga normal Rp 350 ribu hingga Rp 400 ribu. Sedangkan tiket ke tujuan Medan dipatok pada kisaran Rp 1,1 juta – Rp 1,2 juta dari harga normal Rp 500.000-rp 600.000 untuk tiket di luar Garuda.
“Itu murah loh, nggak perlu  lagi bawa identitas, kami antar sampai ke  pesawat. Tidak diperiksa, saya jaminannya,” kata si calo. Dia meyakinkan bahwa tiket yang dijualnya tersebut atas bantuan dari “orang dalam” maskapai sendiri.
Dirut PT Angkasa Pura (AP) II, Trisunoko menyatakan bahwa PT AP II tidak akan mentolerir kehadiran para calo tiket, taksi gelap dan pedagang asongan yang dinilai meresahkan. Salah satunya dengan menempatkan sejumlah anggota Brimob di terminal sebagai konsens terhadap pemberantasan penyakit masyarakat ini.

Penumpang Melonjak
Manajer Pelayanan PT AP II, Jaya Tahoma menyatakan bahwa jumlah penumpang mengalami kenaikan yang signifikan saat arus mudik lebaran. Penumpang yang berangkat mengalami peningkatan hingga 45 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 35.786. Pertumbuhan jumlah penumpang mengalami kenaikan hingga 12,76 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Sejumlah calo tiket di Bandara Soekarno-Hatta tetap melakukan aksinya secara terang-terangan. Mereka tak lagi canggung menawarkan tiket dengan harga dua kali lipat dibandingkan tarif normal. Beberapa di antara mereka mengaku mendapat keuntungan cukup lumayan.
Wartawan yang datang meliput arus mudik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditawari tiket pesawat berbagai jurusan. “Mau beli tiket Mas, tujuan mau ke mana? Saya punya semua,” ujar seorang calo menawarkan jasanya.Berdasarkan pantauan, harga tiket pesawat yang ditawarkan para calo berkisar antara 1,5 hingga 2 kali lipat dari harga normal. Untuk tujuan Semarang misalnya, harga tiket dijual Rp 700 ribu dari harga normal Rp 350 ribu hingga Rp 400 ribu. Sedangkan tiket ke tujuan Medan dipatok pada kisaran Rp 1,1 juta – Rp 1,2 juta dari harga normal Rp 500.000-rp 600.000 untuk tiket di luar Garuda.
“Itu murah loh, nggak perlu  lagi bawa identitas, kami antar sampai ke  pesawat. Tidak diperiksa, saya jaminannya,” kata si calo. Dia meyakinkan bahwa tiket yang dijualnya tersebut atas bantuan dari “orang dalam” maskapai sendiri.
Dirut PT Angkasa Pura (AP) II, Trisunoko menyatakan bahwa PT AP II tidak akan mentolerir kehadiran para calo tiket, taksi gelap dan pedagang asongan yang dinilai meresahkan. Salah satunya dengan menempatkan sejumlah anggota Brimob di terminal sebagai konsens terhadap pemberantasan penyakit masyarakat ini.

Penumpang Melonjak
Manajer Pelayanan PT AP II, Jaya Tahoma menyatakan bahwa jumlah penumpang mengalami kenaikan yang signifikan saat arus mudik lebaran. Penumpang yang berangkat mengalami peningkatan hingga 45 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 35.786. Pertumbuhan jumlah penumpang mengalami kenaikan hingga 12,76 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Satu Balasan ke PENUMPANG BERTAMBAH, CALO TIKET PESAWAT MULAI RAUP KEUNTUNGAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: