CARGO HANDLING


NAMA           : YUNITA EKASARI

NIM                : 2231.09.046

KELAS          : D.III MTU A

TUGAS. I

Pada dasarnya penanganan kargo ( cargo handling ) meliputi aktivitas pengiriman barang, penggolongan jenis kargo, prosedur penerimaan dan pengeluaran kargo, cargo rate dan beberapa contoh perhitungan biaya pengiriman kargo, serta perhitungan sewa gudang. Cargo ( kargo ) dapat diartikan secara sederhana adalah semua barang ( goods ) yang dikirim melalui udara ( pesawat terbang ), laut ( kapal ), atau darat ( truk container ) yang biasanya untuk diperdagangkan, baik antarwilayah / kota di dalam negeri maupun terhadap antarnegara ( internasional ) yang dikenal dengan istilah bahasa sehari dengan sebutan ekspor-impor. Dalam praktiknya, pengiriman terhadap kargo harus mengikuti persyaratan yang telah ditetapkan, yang mana hal tersebut harus diperhatikan, seperti halnya jenis dan sifat barang yang dikirim; packing; marking; dan labeling.

Di dalam pengiriman kargo belumlah sempurna bila tidak ada pihak yang berkaitan untuk pelaksaan kegiatan penanganan kargo, pihak utama yang terkait di dalam pengiriman kargo adalah : pengirim ( shipper ) dan atau penerima ( consignee ), pihak pengangkut barang ( carrier ), serta pihak ground handling dan atau warehouse operator.

Sebagai pengetahuan dan bahan pembelajaran ground handling, focus utama dari pembahasan tentu terdapat pada aspek sebagai pihak yang bekerja sama dengan perusahaan penerbangan ( carrier ) dan pihak yang bekerja atas pesanan dari para agen kargo / pengiriman terhadap barang. Penanganan sebuah kargo haruslah dilakukan dengan sebaik-baiknya agar perencanaan serta kegiatan operasional bandara dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya.

Apabila penanganan terhadap kargo serta kegiatan penunjang lainnya tidak terlaksana dengan baik maka perusahaan penerbangan tidak dapat bersaing dengan para pesaing nya. Pada dekade sepuluh tahun terakhir terjadi pergeseran atau perluasan dari sekedar jasa ekspedisi pengiriman ( orang-orang awam lebih suka dengan menyebutnya dengan kata jasa kurir ) menjadi ( menerapkan ) total logistic system. Beberapa contoh perusahaan kelas dunia yang sudah mengklaim diri menerapkan konsep total logistics system service antara lain  : Fedex, TNT, DHL, UPS, dll. Untuk domestik terdapat : Fin Logistic, MSA kargo dan Republik Express ( Repex Airlines ).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: