Maling dalam bagasi ?


Nama : Marcie Setyawati

NIM     : 224109063

Kelas  : ZU’09

            Dimana–mana maling ko selalu ada yah, heran! Ga di tempat hiburan, ga di  jalan, ga juga di bandara yang menurut banyak orang berpendapat tempat yang aman dikarenakan banyaknya pelapis–pelapis keamanannya yang ditugaskan untuk menghindari terjadinya tindak kejahatan. NYATANYA?? Malah orang dalem sendiri yang bertindak kriminal. Mau tau kisah si maling dan teledornya pihak bandara yang sampe kebobolan 6x?? Baca deh yang dibawah ini..

            Beberapa bulan terakhir pihak bandara mandapat pengaduan dari para penumpang-penumpang pesawat atas hilangnya barang–barang bawaan mereka. Kejadian ini dipicu keanehan karena barang–barang yang hilang hanya elektronik saja, lainnya tidak. Anehnya pihak bandara seperti tidak langsung menyelidiki atas apa yang sudah terjadi belakangan ini.

            Barulah pada malam tanggal 5 juli 2011, pihak aparat polres metro bandara soekarno-hatta berhasil menangkap dua orang laki-laki yang diketahui tersangka kasus pencurian barang-barang elektronik yang tersimpan di bagasi penumpang maskapai penerbangan. Dia berinisial S dan J yang ternyata adalah pegawai outsorcing salah satu maskapai penerbangan.

            Kepala polres metro bandara soekarno-hatta, komisaris besar Reyhard silitonga, mengatakan, S adalah karyawan yang ditugaskan di bagian penanganan bagasi dan J bertugas sebagai tenaga kebersihan.  J adalah orang pertama yang ditangkap berkat kecurigaan petugas keamanan setempat.

            Petugas scurity tersebut curiga dengan isi tas yang dibawa J pada senin petang. Ia pun melakukan pemeriksaan dan mendapatkan sebuah body kamera SLR Canon, satu telepon selular merek sony, dan sebuah eksternal hardisk. Barang-barang itu yang dilaporkan hilang oleh Arif sriawan (22), salah satu penumpang maskapai penerbangan. Petugas scurity itu pun bergegas menghubungi pihak yang berwajib.

            Pada petugas J mengaku ketiga barang tersebut merupakan titipan dari S yang bekerja di bagian penanganan barang di bandara. Polisi lalu berkoordinasi dengan petugaskeamanan angkasa pura II untuk melakukan pengecekan CCTV, ternyata terekam bengan baik kegiatan si S, termasuk saat S membuka tas ransel milik Arif sriawan, dan polisi pun menangkapnya. Pada polisi S mengaku sudah enam kali melakukan pencurian tersebut.

            Gitu deh manusia, ga pernah ada puasnya. Bukannya melakukan pekerjaanya dengan baik, malah merusak citra tempat dia bekerja. Dan baiknya pihak bandara jangan cuek apabila adanya laporan-laporan yang sudah tersampaikan. Toh nyatanya si pelaku ngaku sudah 6x melakukan pembobolan, ya ampuunnnn……kemana aje para petugas keamanannya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: