30 Menit di Apron Bandara Soekarno-Hatta


 

Nama : Lina Cendrawati

Nim    : 2241.07.027

Kelas : S1/MTU/D

 

Mendapatkan kesempatan untuk berjalan-jalan sore di apron terminal 1 Soekarno-Hatta (bukan sebagai penumpang pesawat) memang kesempatan langka.
Kawasan ini cukup “kramat” lantaran cukup sulit untuk dimasuki jika kita tidak sedang sebagai penumpang, apalagi motret!
Gw jadi inget kejadian dahulu kala saat spotters digelandang ke pos security terminal 1 lantaran motret tanpa izin dengan tripod dari waving terminal C di waktu senja….

Spotters itu digelandang tak berdaya seperti tukang ketoprak yang terkena razia Polisi Pamong Praja di pasar Senen!

Kini, ada kejadian yang berbalik 180 derajat dari peristiwa hampir 7 tahun silam tersebut…..
Kesempatan ini tentu harus dipergunakan sebaik2nya, walaupun keadaan sudah berbeda, tempat ini masih lah bagaikan “kuburan angker di kaki gunung Slamet!” tak bisa sembarangan kita wara-wiri walaupun dengan kawalan ketat petugas Bandara….

jika kita berdiri di waving terminal C paling ujung, maka pemandangan kuburan pesawat ini bukanlah hal yang asing, kawasan ini merupakan kawasan “kramat angker” bagaikan kuburan tua di kaki Gunung Slamet bagi spotters, untuk masuk dan motret di tempat ini butuh perizinan yang sulit dan panjang urusannya, pendek kata sama saja dengan
“Seorang Calo tiket yang menawarkan tiket kereta api ekonomi Jakarta-Surabaya lewat Jogja di Terminal B kedatangan Bandara Soekarno-Hatta!!!”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: