Batavia Delay 4 Jam, Petugas Dipukul Penumpang


NAMA : ACHMAD RIFAL

NIM : 224109185

KELAS : D S1-MTU (09)

Belum genap sebulan, insiden kembali menimpa pesawat nomor penerbangan Y6 244 milik maskapai Batavia Air, kemarin. Kali ini Batavia Air jurusan Malang-Jakarta delay lebih dari empat jam akibat pintu bagasi belakang tak bisa ditutup. Insiden itu membuat para penumpang meradang bahkan satu petugas sempat dipukul seorang penumpang.
Pada bulan September ini, terhitung sudah dua kali insiden penerbangan menimpa Batavia Air. Insiden pertama terjadi tanggal 2 September 2011 lalu disebabkan ban pesawat pecah (skid burn). Kemarin, Y6 244 juga batal terbang setelah diprotes para penumpangnya.
Informasi yang dihimpun Malang (Grup JPNN) di bandara Abd Saleh, seharusnya Y6 244 terbang dari Bandara Abd. Saleh pukul 12.20 WIB setelah Y6 243 dari Jakarta mendarat. Namun sampai pukul 13.00 WIB ternyata pesawat dari Jakarta tak juga mendarat di Malang. Sebagai bentuk kompensasi pihak Batavia memberikan makanan ringan kepada penumpang.
”Kami diberi donat, sekitar pukul 14.00 WIB pesawat dari Jakarta landing dan pada pukul 14.30 WIB kami naik ke pesawat,” aku seorang penumpang bernama Mela kepada Malang.
Kata Mela, saat di dalam pesawat tidak ada tanda-tanda bahwa Y6 244 mengalami trouble. Saat itu bahkan pramugari sudah menjalankan prosedur yakni safety demo kepada para penumpang. Namun 15 menunggu, Air Conditioner (AC) pesawat tak juga menyala sehingga penumpang kepanasan. ”Setelah itu baru diumumkan bahwa pesawat mengalami trouble lantaran pintu bagasi bagian belakang tak bisa ditutup,” imbuh perempuan asal Bogor itu.
Mela mengeluhkan sikap Batavia Air yang terlambat memberikan pengumuman. Bahkan hingga sore hari para penumpang belum mendapat kejelasan sehingga mereka sempat kelaparan. Sempat terjadi insiden seorang ibu memukul petugas lantaran jengkel.
”Seorang ibu yang membawa bayi sempat jengkel dan memukul petugas, dia sempat sebut-sebut sudah ditunggu suami, saya paham itu karena dia juga turun naik pesawat,” akunya diikuti anggukan penumpang lain bernama Yati Kusniyati.

Penumpang lain, sebut saja Effendi mengeluh terpaksa batal mengikuti meeting di Jakarta akibat kejadian itu. Dia sendiri batal ke Jakarta lantaran meeting sudah selesai sehingga bisnisnya belum mendapat kepastian selanjutnya. Dia membenarkan bahwa sempat terjadi insiden seorang ibu memukul petugas karena jengkel.
”Tadi sudah masuk pesawat, ya sampai kepanasan karena AC tak nyala, sempat terjadi gontok-gontokan juga antara petugas bandara yang berpakaian safari,” imbuhnya.
Pantauan Malang, para penumpang pesawat baru diberi makan sekitar pukul 17.30 WIB sebelum bus membawa mereka ke Bandara Juanda Surabaya. Sebagian penumpang yang jengkel sempat meminta pengembalian uang mereka. Penumpang dengan tiga bus akhirnya dibawa ke Bandara Juanda sekitar pukul 18.00 WIB.

“Sebenarnya segala sesuatu selalu sudah diperiksa sesuai prosedure, tapi ini di luar dugaan ketika tempat bagasi bagian belakang tidak bisa dikunci,” aku Elly Simanjuntak PR Manager Batavia Air kepada Malang.

Demi keselamatan penumpang, kata Elly maka pesawat mengalami delay cukup lama. Kemudian, akhirnya para penumpang pesawat Y6 244 dialihkan penerbangannya ke Bandara Juanda. Pengalihan penumpang itu dengan mengendarai tiga bus setelah sebelumnya pihak Batavia menjalankan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 25 tahun 2008 dengan memberi kompensasi kepada penumpang.

Tamabahan : “Itu di sebabkan karena tidak ada konfirmasi satu sama lain maka terjadi lah penumpang yang marah akan hal tersebut. Yang membuat penumpang marah adalah lama nya pesawat delay sampai 4 jam jika ada konfirmasi penumpang masih memaklumi akan terjadi nya delay pesawat tersebut” .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: