KOK BISA SIH DI BANDARA INTERNASIONAL MATI LAMPU??


NAMA : RIA AGNES NATASHIA

NIM / KELAS : 224109196 / D

 

KOK BISA SIH DI BANDARA INTERNASIONAL MATI LAMPU??

Tapi dampak gigitan tikus pada panel listrik Terminal II E, pada tahun lalu, tidak membuat kesemrawutan seperti yang terjadi kali ini. Gigitan hewan pengerat itu hanya berimbas pada matinya aliran listrik non priority. Tak ada kepanikan massal, seperti yang disebutkan Kepala Pengamanan Opersional Bandara Soekarno-Hatta Roch Agus ketika itu.

Sedangkan tiga genset 1.600 KvA juga diperuntukan untuk jalur prioritas di operasional, seperti di Cheking Counter dan X-Ray. Andang juga belum bisa memastikan kapan PT Angkasa Pura membangun cadangan listrik yang memadai. “Kami masih rencanakan,” katanya.

Matinya listrik ini membuat Menteri Perhubungan Freddy Numberi kesal. Kejadian ini menimbulkan kerugian materi dan citra Indonesia di dunia internasional.

Sebagai perusahaan yang tidak memiliki saingan di Jakarta, karena hampir semua pesawat komersial wajib hukumnya mendarat di Soekarno-Hatta, tentunya kocek Angkasa Pura lebih dari cukup untuk membeli genset yang memadai dan mumpuni.

Dengan kinerja keuangan seperti itu tentunya Angkasa Pura lebih dari sekadar mampu untuk membeli genset yang memadai dan mumpuni supaya pintu gerbang utama Ibukota negara ini tidak ‘byar-pet’.

Soekarno-Hatta merupakan salah satu Bandara yang diandalkan untuk menyerap potensi pendapatan dari kebijakan liberalisasi penerbangan ASEAN atau Asean Open Sky 2015.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: