BANDARA ATAU PASAR?


Nama : Stephanie Maria Putri
Nim : 2231.09.051
Kelas : DIII – MTU’09
Tugas : GH 4
Dalam artikel saya kali ini, saya akan membahas mengenai populasi keseharian penumpang yang semakin meningkat. Kalau dilihat dari segi perekonomian sih bagus karena banyaknya peminat terhadap penggunaan jasa transportasi udara. Tapi kalau sudah over kapasitas, bikin kewalahan juga. Banyak masyarakat yang kecewa bahkan kesal setiap kali ke bandara karena macet ataupun ngantri. “Masa mau parkir aja macet?” atau “Masuk ke terminal 1 atau 2 udah seperti jalur kereta api?” alangkah enaknya kalau keadaan seperti di terminal 3. Terlihat bersih dan teratur.
Apa penyebabnya? yang pasti salah satu faktor penyebab utamanya adalah semakin meningkatnya jumlah penduduk di indonesia ini terutama jakarta. Kedua, persaingan antar perusahaan airline yang menawarkan harga cuma-cuma sehingga siapa saja pun bisa naik pesawat tanpa terkecuali. Ketiga, rendahnya ketegasan dalam keamanan serta kebersihan lingkungan bandara itu sendiri.
Apa akibatnya? Kasarnya, Bandara sudah tidak ada lagi bedanya dengan terminal bus yang ada di kampung melayu dan pasar dengan keramaian orang. Kenapa? Kita bisa lihat sendiri, di parkiran banyaknya jualan eceran ataupun kantin kecil untuk para sopir. Toiletnya pun sudah tidak terawat dengan baik yang berada di parkiran. Masih terlihatnya para calo yang menawarkan tiket pada penumpang. Lahan parkiran yang kurang memadai.
Bagaimana solusinya? Dengan manajemen yang baik maka segala sesuatunya pun dapat tertata rapi. Menurut saya, dengan cara menetapkan minimal dan maksimal harga tiket yang dikeluarkan dengan service yang sebanding dan memuaskan. Sehingga dapat membatasi jumlah penumpang yang membludak secara terus – menerus. Apabila, harga dengan service yang diberikan sebanding tentu tidak perlu khawatir dengan suatu persaingan. Keamanan perlu ditingkatkan, larangan untuk berjualan disekitar area bandara. Ingat, tujuan transportasi udara adalah aman, nyaman dan cepat bukan sebaliknya resah, gelisah dan telat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: