Lion Air Tidak Senggol Garuda di Selaparang


Lion Air Tidak Senggol Garuda di Selaparang

Nama : Astari Dian Pratami

NIM : 224109072

Kelas : S-1 MTU D

VIVAnews -Ini insiden di Bandara Selaparang, Mataram, yang terjadi hari ini. Semula diberitakan bahwa angin kencang yang menimbulkan ekstra power, menyebabkan badan pesawat Lion Air dengan nomor pesawat GT 657 yang menuju runway berbelok menyenggol pesawat Garuda.

Keterangan itu disampaikan oleh General Manager Angkasa Pura I Bandara Selaparang, I Ketut Erdi Nuke kepada wartawan di Mataram. Setelah diselidiki, Ketut Erdi meluruskan berita itu.

Saat dikonfirmasi VIVA news.com I Ketut Erdi Nuke menegaskan bahwa insiden itu terjadi saat pesawat Lion Air dengan nomor pesawat GT 657 bergerak dari parkiran menuju runway. Diduga karena hempasan angin (jetblast) yang berasal dari pesawat Lion Air  menimbulkan ekstra power dan mengenai tangga Ground Handling PT. Gapura Angkasa.

“Diduga material tangga Ground Handling itu terlepas karena terkena hempasan angin pesawat Lion Air. Material tangga itu yang mengenai badan pesawat, bukannya senggolan pesawat,” kata Erdi di Mataram, Selasa, 14 Juni 2011.

Pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GM 433 sedianya terbang menuju Jakarta. Di dalam pesawat itu ada Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Sutantono yang juga hendak pulang ke Jakarta.

Insiden itu terjadi saat kedua pesawat  berada di parking stand nomor 7 dan 8. Seluruh penumpang pesawat Garuda sudah berada didalam pesawat. Peristiwa itu membuat sejumlah penumpang pesawat Garuda  termasuk Wakil Menteri Perhubungan telantar beberapa jam di Bandara Selaparang.

Pesawat Garuda itu harus menjalani pemeriksaan teknis demi keselamatan penumpang. Akibat kejadian itu telah mengganggu kenyamanan rombongan Wakil Menteri Perhubungan. Apalagi beberapa pegawai kementerian perhubungan terpaksa harus menginap di Mataram.

Walaupun sempat menunggu lama, rombongan Wakil Menteri Perhubungan Bambang Sutantono akhirnya diberangkatkan ke Jakarta dengan pesawat Lion Air. Sementara pesawat Garuda akhirnya dapat diberangkatkan ke Jakarta pada pukul 08.00 WITA pagi tadi.

Erdi Nuke menyayangkan terjadinya insiden yang mengganggu kenyamanan masyarakat tersebut. Untuk itu, dia berharap peristiwa serupa tidak lagi terjadi di Bandara Selaparang.

Sementara itu General Manager PT. Garuda Indonesia Cabang Mataram, Sudarmadi tidak bersedia dikonfirmasi terkait insiden tersebut. Pihaknya menyerahkan hal itu ke Duty Managernya bernama I Ketut Adi Mertayasa.

Namun ketika dihubungi melalui saluran telephone genggamnya, I Ketut Adi Mertayasa juga enggan menjelaskan peristiwa itu. “Oleh Pak GM saya tidak diperbolehkan memberikan keterangan pers terkait insiden itu. Silahkan langsung ke Kantor Pusat di Jakarta karena data yang saya punya tentang kejadian itu nggak jelas,” katanya kepada VIVAnews.com.

 

Ini semua terjadi akibat hempasan angin yang terlalu kencang yang membuat tangga ground handling pesawat lion air lepas mengenai badan pesawat garuda. Hal ini merupakan sebuah kecelakaan yang tidak di sengaja. Ini berarti harus lebih diperhatikan lagi untuk para petugas yang bertugas menangani tangga ground handling agar tidak terjadi kejadian seperti ini lagi dan juga tidak menggangu aktifitas penerbangan.

Disamping itu juga mengganggu kenyaman bagi para penumpang maskapai penerbangan lion air dan garuda. Dengan adanya kejadian seperti ini pembelajaran bagi para maskapai penerbangan di Indonesia agar lebih memperhatikan lagi pada setiap bagian – bagian pesawat agar tidak terjadi insiden yang dialami lion air kepada garuda. Agar para penumpang merasa nyaman dan puas menggunakan penerbangan yang ada di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: