Pemasangan Iklan Di Boarding Pass Pada Maskapai Penerbangan Di Indonesia (Part 3)


Nama : Herny Puspitasari

NIM     : 224109277

Kelas  : ZU 09

 

BAB II

Memasang iklan pada suatu boarding pass jika dinilai memang menguntungkan apabila suatu airline menerapkannya, keuntungannya pun bukan hanya didapat oleh pihak airline, melainkan juga didapatkan oleh pihak yang memasarkan produknya pada boarding pass tersebut.  Tapi, bukankah kita belum mengetahui efisien atau tidakkah memasang iklan pada boarding pass? Lalu, mengapa airlines diIndonesiabelum menerapkan hal pemasangan iklan pada boarding pass?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut saya telah mewawancarai Bapak Arief Budiarto, SE selaku Revenue Management Staff pada  maskapai penerbangan Merpati Nusantara Airlines. Beliau mengatakan, sebenernya maskapai penerbangan diIndonesiakhususnya Merpati Nusantara Airlines sudah pernah memanfaatkan boarding pass untuk memasang iklan. Namun, pada saat kontrak kerjasama antara pihak airline dengan pihak perusahaan yang memasang iklan habis, kerjasama itu pun tidak dilanjutkan. Pertanyaan selanjutnya adalah, mengapa kerjasama tersebut tidak diperpanjang? Bapak Arief menjelaskan, keputusan untuk memperpanjang kontrak kerjasama ada pada perusahaan yang memasang iklan tadi. Alasan mereka tidak ingin memperpanjang kontrak tersebut antara lain karena perusahaan mereka ingin mencari media promosi lain selain pada boarding pass. Pihak Merpati juga sekarang kurang yakin untuk menggunakan boarding pass sebagai media promosi suatu produk karena kertas yang digunakan untuk boarding pass tipis dan kecil, tidak seperti dulu yang menggunakan kertas karton agak tebal dan ukurannya lebih besar daripada yang sekarang.

Contoh boarding pass Merpati Nusantara Airlines

Menurut narasumber, memasang iklan pada boarding pass sebenarnya hal yang baik, mengingat boarding pass merupakan dokumen yang paling sering dilihat penumpang yang akan naik pesawat. Namun Merpati sendiri tidak terlalu mempermasalahkan apabila boarding pass tidak lagi digemari perusahaan penerbangan sebagai media pemaangan iklan mengingat boarding pass hanya memiliki space yang terbatas. Selain itu, pemasangan iklan pada boarding pass untuk sementara ini dinilai bukan merupakan pemasukan yang signifikan atau pendapatan yang dihasilkan tidak terlal besar. Karena, biasanya Merpati dengan pihak perusahaan yang memasang iklan pada boarding pass-nya melakukan sistem barter. Sebagai contoh, suatu hotel memasang iklan pada boarding pass Merpati dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan hotel tersebut. Lalu, pihak Merpati mengadakan kesepakatan dengan pihak hotel untuk memanfaatkan hotel mereka jika ada hal-hal yang terjadi yang mengharuskan orang-orang yang berhubungan dengan Merpati untuk menginap di hotel. Jadi, pendapatan yang diperoleh pihak airline sebagai penyedia media promosi bukan dalam bentuk uang, melainkan dalam bentuk jasa.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: