ANALISA DAMPAK KEBAKARAN HUTAN TERHADAP LALU LINTAS PENERBANGAN (part 3)


NAMA            : DEVY SULIANTI

NIM                 : 224109184

KELAS           : ZU – 09

BAB II

Nara sumber : Capt. Toto Hardiyanto, Dosen STMT Trisakti

Dengan adanya kebakaran hutan, itu pasti menghambat pengoperasian pesawat udara. Hal demikian terjadi karena dapat mengurangi visibility. Misalnya seperti kebakaran hutan di daerah Riau dan Palangkaraya, sulit jadinya lalu lintas udara karena jarak pandang yang berkurang bahkan bisa nol ( 0 ) akibat asap yang tebal.

Sebelum terbang, pilot terlebih dahulu diberi informasi dari Air Traffic Control (ATC) atau weather office dan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), untuk memberikan laporan tentang keadaan cuaca bagi penerbangan seperti terdapatnya asap di area tertentu yang dapat mengurangi jarak pandang atau visibility istilahnya.

Pada saat terbang dan terjadi kebakaran hutan di area tertentu, maka seorang pilot harus dapat menentukan suatu area yang dapat memungkinkan untuk melakukan pendaratan. Apabila area tersebut tidak memungkinkan untuk melakukan pendaratan, maka harus mencari tempat/area lain, jangan memaksakan untuk melakukan pendaratan. Jangankan kebakaran  hutan, hujan lebat saja kalau jarak pandangnya tidak kelihatan, maka penerbangan tidak dapat diteruskan. Dan yang penting lagi, hujan lebat dan asap tebal kalau mesinnya mesin jet, maka mesin tersebut akan terganggu. Kecuali baling-baling, tidak terlalu terganggu. Bila mesin jet, asap ataupun partikel dari asap masuk kemesin, sedangkan mesin tidak memakai pelindung apa-apa. Dan hal tersebut akan mengakibatkan mesin menjadi rusak bahkan mati. Hujan juga seperti itu, kebanyakan air maka perbandingan antara udara dan fuel yang masuk, akan membuat mesin menjadi tidak berputar.

Safety, regulerty, comfortable, dan ekonomis merupakan hal yang diperbandingkan untuk pengoperasian pesawat. Bila salah satunya buruk, maka pesawat tidak dapat beroperasi. Kebakaran hutan tersebut akan merugikan penumpang dan perusahaan airlines itu sendiri. Perusahaan akan mengganti rugi keterlambatan penerbangan dengan memberikan penginapan kepada penumpang. Dan penumpang menjadi rugi karena harus delay.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: