STUDI PELAKSANAAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN (SAFETY MANAGEMENT SYSTEM) BANDAR UDARA DENGAN MEMPERHATIKAN RISIKO YANG BERSIFAT HAZARD (Bagian 5)


Nama : Rina Nur Wijayanti

Nim     : 224109099

Kelas  : ZU’09

BAB IV

PERBAIKAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DALAM MELAKUKAN PEMERIKSAAN KEGIATAN DI BANDAR UDARA

 

4.1 Kesimpulan                           

            Pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan Bandar Udara bertujuan untuk mencari keseimbangan alokasi sumber daya terhadap segala risiko dan pengendalian serta mitigasinya. Berdasarkan hasil wawancara dari narasumber dan analisa kualitatif yang telah dilakukan oleh penulis, maka untuk menentukan keparahan dari suatu risiko hazard dalam pelaksanaan sistem manajemen keselamatan Bandar udara itu dapat dicari dari kerugian property atau financial dari pihak seperti kerugian property secara langsung atau kerusakan prasarana Bandar udara atau kerusakan pihak ketiga atau adanya akibat financial dan ekonomi bagi negara, kerusakan lingkungan seperti tumpahan bahan bakar atau produk berbahaya lainnya atau gangguan fisik terhadap habitat, adanya implikasi politik dan/atau ketertarikan media serta kemungkinan korban jiwa dari pihak manapun (penumpang, pegawai, atau masyarakat).

Dan penulis juga menyimpulkan bahwa penyebab dari timbulnya risiko yang bersifat hazard itu adalah kurangnya penanganan Safety Manager/officer terhadap keselamatan di Bandar udara atau kelalaian petugas dalam melakukan kegiatan di Bandar Udara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: