SURVEY RELOKASI DAN RENOVASI LAHAN PARKIR INAP DI BANDARA SOEKARNO-HATTA (PART VII) – KELOMPOK 9


Diarsysri Rainy Akbar Tawakal     (224109207-KETUA)

Devy Sulianty                                (224109184)

Trias Anggraeni                             (224109156)

Vina Yunitasari W.H                      (224109314)

Kelas                                                  ZU 09

 

 PENUTUP

Pembangunan Parkir Vertikal untuk Lahan Parkir Inap pada Setiap Terminal di Bandara Soekarno-Hatta.

KESIMPULAN

Setelah selama beberapa minggu kami melakukan survey online dengan judul “SURVEY RELOKASI DAN RENOVASI PARKIR INAP DI BANDARA SOEKARNO-HATTA”, dan ditutup pada minggu ke-6. Hasil yang kami dapatkan dapat disimpulkan sebagai berikut: para responden yang merupakan pengguna parkir inap sangat setuju dengan rencana yang akan dilakukan oleh pengelola parkir bandara untuk merelokasi dan merenovasi lahan parkir inap, karena lahan parkir inap yang ada saat ini kurang nyaman, dan hanya berkapasitas terbatas. Sehingga mereka menginginkan pengelola parkir untuk memperluas kapasitas parkir inap. Misalnya saat ahir pekan, hari libur nasional atau menjelang hari raya seringkali lahan parkir inap diserbu oleh para penumpang dan banyak pula penumpang yang tidak mendapatkan tempat untuk parkir, sehingga mereka terpaksa memarkirkan kendaraan mereka di tempat parkir biasa yang tidak dilengkapi dengan atap untuk melindungi kendaraan serta kemanan yang dirasa kurang ketat tidak seperti kemanan yang ada di parkir inap. Karena parkir inap itu sendiri dipisah dari parkir kendaraan biasa.

Selain masalah infrastruktur serta fasilitas yang harus dibenahi, para responden juga menginginkan adanya kejelasan asuransi kendaraan dan peningkatan keamanan agar tidak terjadi lagi kehilangan kendaraan seperti yang terjadi pada tanggal 04 oktober 2011 yang dikutip dalam situs jpnn.com dimana dalam satu hari secara bersamaan 3 avanza dilaporkan hilang. Padahal parkir inap telah dilengkapi dengan CCTV dan dijaga oleh personil bandara secara ketat.

SARAN

Sebaiknya pengelola bandara merelokasi parkir inap ditempat yang strategis dan tidak jauh dari terminal 1 serta terminal 2, meskipun disediakan bus yang akan mengantarkan penumpang menuju terminal 1 dan 2 dengan waktu tunggu 15 menit, sebaiknya disediakan pula alternatif lainnya seperti taksi. Atau sebaiknya pengelola bandara membangun parkir secara vertikal disetiap parkir yang ada diterminal-terminal di Bandara seperti yang diterapkan pada beberapa mall atau tempat rekreasi ragunan. Dimana nantinya lahan parkir inap terdapat dibagian lantai atas dan dibuatkan jalur khusus untuk masuk langsung menuju terminal. Sehingga penumpang yang menggunakan parkir inap tidak perlu kesulitan karena parkir inap terpisah dari area terminal yang dituju. Dan pihak bandara pun tidak perlu menyediakan bus untuk mengantarkan penumpang karena lahan parkir inap berada di luar terminal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: