PILOT LOKAL VS PILOT IMPOR


ANALISIS DATA

Kelompok            :         3

Kelas                             :         ZU 10

Apsada Juhri                         (2241 10 131)     KETUA

Feli Ervina                               (2241 10 180)

Indria Ulufi                             (2241 10 199)

Rio Hafiz Al Caesar              (2241 10 079)

 

Kami mendapatkan tugas untuk menganalisa dan mendiskusikan hasil dari survey yang kami buat mengenai tema yang kami utarakan yaitu “Pilot Lokal vs Pilot Impor”. Kami memilih metode analisa komparatif sebagai alat untuk membahas penelitian yang kami buat.

Alasan kelompok kami memilih metode komparatif adalah karena survey yang kami buat adalah mengenai suatu perbandingan antara 2 hal yang berbeda.

Metode analisa komparatif ini kami anggap sesuai untuk menyajikan data-data hasil survey perbandingan antara 2 hal yang berbeda.

Survey kelompok kami ini adalah mengenai perbandingan antara pilot dari Indonesia dengan pilot asing yang di datangkan di luar negeri. Kami ingin melihat preferensi dari masyarakat Indonesia terhadap 2 hal yang berbeda ini, serta kami ingin mengetahui tanggapan masyarakat atas datangnya pilot asing bersamaan dengan akan diadakannya Open Sky di waktu dekat ini.

Kami melakukan 2 jenis survey yaitu survey online dan survey offline. Kemudian, kami mendapatkan 117 responden dari 2 jens survey tersebut. 37 responden survey offline dan 80 responden survey online. Dalam hal survey online, kami menggunakan surveyonics.com untuk membuat survey kami dan menggunakan media jejaring sosial seperti facebook, twitter, dan YM untuk menyebarkan survey kami. Berikut hasil survey yang telah kami lakukan :

Data

Dari hasil data diagram diatas , menunjukan ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap pilot asing. Dari 117 responden,  94 responden telah mengetahui fungsi dan tanggung jawab seorang pilot. Dari 117 responden, 51 responden menyebutkan kinerja pilot di Indonesia telah mencapai kata baik. Masyarakat Indonesia juga telah mengetahui maskpai yang memperkerjakan Pilot asing maupun pilot Indonesia, terbukti dengan sebanyak 78 responden dari 117 responden mengetahui maskapai yang menggunakan pilot Indonesia dan 69 responden dari 117 responden mengetahui maskapai yang menggunakan pilot asing . Ada 59 responden dari 117 responden yang menyatakan bahwa Indonesia tidak memerlukan penambahan tenaga pilot asing. Dari 117 responden juga terdapat 42 responden yang menyebutkan kualitas pilot Indonesia seimbang dengan pilot asing, 38 responden menyebutkan pilot asing lebih baik dari pilot Indonesia, 26 responden menyebutkan pilot Indonesia lebih baik, dan 10 responden menyatakan tidak tahu. Sambutan terhadap hadirnya Open Sky dari masyarakat Indonesia adalah sebuah kepercayaan terhadap pilot Indonesia bahwa pilot Indonesia dianggap mampu bersaing dengan pilot asing. Terbukti dari 117 responden, 75 responden menyebutkan pilot Indonesia siap untuk menghadapi Open Sky yang akan berlangsung dan dari 117 responden, 99 responden menyatakan setuju dengan adanya open sky.

Analisis

Berdasarkan data dari survey kami yang berjudul “Pilot Lokal vs Pilot Impor” dengan 117 responden. Kami menganalisis bahwa masyarakat Indonesia telah mengetahui fenomena adanya pilot asing yang mulai masuk ke dunia penerbangan Indonesia dan mengetahui maskapai yang menggunakan tenaga pilot asing tersebut. Masyarakat Indonesia percaya terhadap kemampuan pilot Indonesia yang diyakini mampu bersaing dengan pilot asing dan siap untuk menghadapi open sky.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: