BANDARA PERINTIS KUNCI PEMBANGUNAN DAERAH (PART V)


TUGAS 5

KELOMPOK 2

Ketua              : Melinda Priskila                   ( 224110129)

Anggota         : Redita Andriyani                  (224110028)

                          Dyra Puspita                         (224110011)

                          Novembriani Irenita            ( 224110132)

 

BAB 5

 

KESIMPULAN

Berdasarkan pembahasan yang berkaitan dengan judul yang kami angkat yaitu “Bandara Perintis Sebagai Kunci Pembangunan Daerah “ kami membuat kesimpulan bahwa bandara perintis memang dapat menjadi kunci pembangunan daerah, meliputi pengembangan perekonomian daerah, pengembangan daerah  wisata, dan dapat menjadi perpanjangan tangan jalur distribusi sumber-sumber daya ke daerah-daerah secara merata. Berdasarkan data yang telah kita dapat dari 94 responden, banyak responden yang setuju jika bandara perintis harus dikembangkan dan ditingkatkan sarana dan prasarana agar daerah tersebut lebih mudahdijangkau dan menjadi daerah yang maju. Di lain hal masyarakat belum sadar akan keamanan dan keselamatan di bandara perintis oleh karena itu pemerintah harus menghimbau masyarakat disekitar daerah tersebut untuk dapat mmengerti arti penting dalam keselamatan dan keamanan penerbangan.

Sebagian besar responden sudah mengetahui tentang bandara perintis tetapi sebagian besar responden belum mengetahui fungsi penting dari bandara perintis yaitu sebagai kunci pembangunan daerah terpencil. Sebagai pembuka daerah terisolasi, kondisi bandara perintis kurang diperhatikan oleh pemerintah daerah dan masayarakat sekitarpun belum menyadari pentingnya keberadaan bandara perintis dan batas-batas daerah keselamatan dan keamanan di bandara perintis.

 

 

 

 

SARAN

Berdasarkan pembahasan dari kesimpulan, maka kami dapat memberikan saran,yaitu:

  1. Pemerintah daerah harus meningkatkan perhatian terhadap bandara perintis sebagai pembuka isolasi daerah-daerah terpencil
  2. Masyarakat harus mengetahui dan mentaati batasan-batasan area bandara yang berhubungan dengan keselamatan dan keamanan penerbangan
  3. Bandara perintis sebaiknya lebih meningkatkan kualitas sarana dan prasarana bandara perintis agar tercipta keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna bandara perintis, seperti terminal yang memenuhi standar sesuai dengan KM No.20 tahun 2005 , yaitu dengan luas tertentu sesuai dengan banyaknya jumlah penumpang per tahun, yang dikeompokan menjadi ruangan umum, ruangan semi steril dan ruangan steril.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: